Industri Tegal

BAB
I

PENDAHULUAN

  1. Latar
    Belakan
    g

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
semakin mendorong upaya yang dapat memberikan pembaharuan dalam
memanfaatkan hasil-hasil teknologi. Dengan semikin maju dan
berkembangnya pengetahuan dan teknologi.

Para pelajar dituntut mampu bersaing dalam dunia
kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat
untuk dapat menerpkan pengetahuan teknologi apa yang didapat
disekolah.

  1. Tujuan
    Penelitihan

Tujuan dari penelitian ini, meningkatkan
kekreatiftasa
n anak bangsa, dan memperkenalkan kepada siswa
bahwa Indonesia dapat membuat barang-barang yang berkualitas
internasional, juga sebagai wujud kecintaan kepada produk dalam
negeri

  1. Manfaat
    Penelitihan

  • Dapat
    mengetahui bahwa Indonesia memiliki potensi yang kian banyak

  • Dapat
    menambah wawasan kepada siswa dengan mengetahui perkembangan
    perindustrian di Indonesia, khususnya Kota Tegal
  • Mendorong
    semangat belajar siswa

BAB II

LAPORAN
PELAKSANAAN KEGIATAN

  1. Tempat dan
    Waktu

Pada tanggal 12 mei 2010, tepatnya hari rabu kami siswa MAN 2 Cirebon
melakukan perjalanan ke daerah tegal untuk mengadakan penalitian
tentang perindustrian dan perdagangan di daerah tegal.

Sebelum melakukan perjalanan kami mempersiapkan segala sesuatu yang
diperlukan untuk mencatat hal-hal yang penting dalam penelitian,
selain itu kami juga mempersiapkan bekal baik fisik dan mental kami.

Kami berangkat pada pukul 07:00 dan sampai di daerah tegal pukul
09:00 s/d 13:00 pertama yang kami datangi adalah departemen
perindustrian dan perdagangan daerah tegal. Disitu kami banyak
menanyakan tentang industri yang ada di tegal. Bahwa di tegal
memiliki industri sekitar 28000 industri kecil dan menengah
dianataranya industri pembuatan komponen otomotif, kompor batu bara,
komponen kapal, anyaman kulit, komponen traktor, furniture dll.

  1. Deskripsi
    proses pelakasaan kegiatan

Tegal merupakan kota bahari yang memiliki potensi yang baik dibidang
Kelautan maupun dibidang Industri. Tercatat oleh departemen
perindustrian dan perdagangan bahwa di Tegal memiliki
Idustri-industri kecil maupun menengah itu lebih dari dua puluh
delapan ribu ( 28000 ) Industri yang ada di Tegal.

Daerah-daerah Industri di Tegal

  1. Dukuh
    wera
  2. Marga
    sari
  3. Jati
    Negara
  4. Kramat
  5. Tarub
  6. Talang
  7. Adi
    werna
  8. Bala
    pulang
  9. Pangkan
  10. Suradadi

Daerah tersebut penghasil industri. Yang mereka hasilkan antara lain:

  1. Alat-alat
    kedokteran

    • Ranjang
    • Alat
      untuk operasi
    • Dll.

  1. Peralatan
    pertanian

  • Traktor
  • Diesel
  • Dll.

  1. Peralatan
    perkantoran
  2. Peralatan
    rumah tangga
  3. peralatan
    olah raga
  4. dll.

Produk-produk luar negeri banyak yang diproduksi di Tegal. Mereka
memproduksi hasil produksinya itu atas dasar permintaan, permintaan
itu ada dari dalam dan luar kota itu sendiri. Mereka juga menerima
permintaan dari luar negeri. Dengan demikian Indonesia memliki
potensi yang cukup banyak dan indonisia juga, tidak hanya sebagai
Negara komsumtif tetapi Negara yang produktif.

Setelah dari departemen perindustrian dan perdagangan Tegal kami
melanjutkan perjalanan ke pabrik pembuatan Diesel ( NEFA ) tepatnya
di daerah kramat. Perusahaan telah berdiri sejak tahun 2002 jadi
perusahaan ini masih belum lama dan perusahaan ini memproduksi
mesin diesel, krangka traktor. Mereka juga sedang mengembangkan
mesin mobil. Mesin mobil tersebut masih dalam research atau masa uji
coba.

Disana kami melihat proses pemuatan diesel yang dilakukan oleh
perusahaan NEFA mereka melakukan proses pembuatan diesel dengan
menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan.

Dalam proses pembuatan diesel mereka masih menggunakan metode
sederhana tidak seperti perusahaan lain yang sudah menggunakan CNC
atau menggunakan tenaga mesin untuk mengerjakan pekerjaan tersebut.
sss

Dalam pembuatan diesel, mereka masih mempertahankan teknik manual
dengan menggunakan cetakan pasir. Proses pembuatan diesel tersebut
membutuhkan waktu kurang lebih satu minggu lain halnya dengan
menggunakan CNC. Alasan merekan tidak menggunakan CNC, karena dengan
menggunakan CNC menjadikan orang malas dalam bekerja, menurut
pimpinan perusahaan diesel NEFA.

Sebelum pembuatan atau pencetakan diesel, mereka harus memiliki
sketsa atau alat pembuat cetakan, sehingga mereka dapat mencetak
diesel tersebut. Serta bahan pokok yang harus ada.

Bahan-bahan dalam pembuatan diesel tersebut adalah:

  1. Pasir
    silika
  2. Besi
  3. Alumunium
  4. Dll.

Mereka juga mengalami kesulitan dalam mencari bahan baku yang mereka
butuhkan namun mereka sudah memiliki vendor yang siap membantu.
Sehingga mereka tidak khawatir karena sudah ada yang mensuplai
bahannya.

  1. Tanggapan

Tentang laporan perjalanan ke Tegal mengenai suatu mesin industry
yang dibuat tegal ( Indonesia ) itu sangat bagus dan sangat baik
dipaparkan kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang
berada di sekolah, karena sangat bermanfaat terhadap motivasi
seseorang untuk tidak meniru segala sesuatu yang berada diluar
Indonesia dan lebih lagi mendorong terhadap siswa-siswi agar lebih
mengenal alat atau mesin industri dalam negeri.

Menurut kami perjalanan ke Tegal adalah suatu yang sangat perlu
dilakukan bagi setiap sekolah karena bisa menbantu
pengenalan-pengenalan terhadap mesin-mesin industri yang milik
Indonesia dan dibuat di Indonesia.

Dengan belajar keluar bagus namun kebanyakan para siswa tidak serius
dalam mengikuti pembelajaran

BAB III

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Setelah kami melakukan penelitian ini, kami dapat menyimpulka bahwa
di Indonesia memiliki banyak industri baik kecil maupun menengah yang
seharusnya mampu menjadi soko guru bagi perekonomian bangsa
Indonesia.

Didaerah tegal sendiri tempat kami melakukan penelitian terdapat
banyak industri dianataranya industri pembuatan komponen otomotif,
kompor batu bara, komponen kapal, anyaman kulit, komponen traktor,
dan furniture.

  1. Saran

Untuk penelitian selanjutnya kami sarankan difokuskan sesuai dengan
keterampilan yang ada disekolah MAN 2 Cirebon yaitu: keterampialn
tata boga dan otomotif, dengan demikian siswa lebih focus pada
keterampilan yang ada. Sehingga siswa mendapat pengetahuan tidak
hanya disekolah namun mendapat pengetahuan dilingkungan
perindustrian.

Program ini diharapkan dilaksanakan setiap tahun, karena perkembangan
teknologi dab industri semakin pesat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *