Tiga Kajian Ma’na SUPERSEMAR

SEINGAT pelajaran sekolah tentang sejarah Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret), penjelasannya sesuai apa yang tertuang didalam buku maupun apa yang telah dijelaskan oleh guru sejarah perjungan bangsa. Setelah adanya perkembangan kehidupan berbangsa, dan pertumbuhan sikap kritis terhadap nilai sejarah bangsa, beberapa pendapat memandang adanya tujuan supersemar yang dinilai masih bersifat kontroversial. Namun terlepas dari unsur pro dan kontra tentang peristiwa sebenarnya, bila ditilik dari fakta sejarah yang telah diungkapkan, pasti ada makna penting yang patut dipertimbangkan dan dikembangkan sebagai bahan pelajaran utama bagi kiprah perjalanan bangsa. Berdasarkan  rangkuman dari berbagai sumber informasi situs sejarah bangsa, nilai makna mendasar bisa ditelusuri dari bagaimana isi sejarah surat perintah sebelas maret tersebut diterbitkan. Bila ditelaah dari isi supersemar itu, ada 3 (tiga) makna kajian nilai historis yang bisa dikembangkan bersama.

1. Adanya Perintah Tugas Demi Persatuan dan Kesatuan Bangsa
“Mengambil segala tindakan jang dianggap perlu, untuk terdjaminnja keamanan dan ketenangan serta kestabilan djalannja Pemerintahan dan djalannja Revolusi, serta mendjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan Pimpinan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimin Besar revolusi/mandataris MPRS,  demi untuk keutuhan Bangsa dan Negara Republik Indonesia, dan melaksanakan dengan pasti segala adjaran Pemimpin Besar Revolusi.”
2. Perlunya Koordinasi Tugas Dengan Berbagai Jajaran Pemerintahan
“Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima-Panglima Angkatan-Angkatan lain dengan sebaik-baiknja”
3. Pentingnya Menjalankan Tanggung Jawab Tugas Secara Optimal
“Supaya melaporkan segala sesuatu jang bersangkuta-paut dalam  tugas dan tanggung-djawabnja seperti tersebut diatas”
SETELAH menelusuri berbagai kajian sejarah dari bermacam sumber referensi terpercaya, patut digalang dan dijalin bersama sikap saling menghargai dan menghormati terhadap para pelaku sejarah, yang telah mengorbankan segenap jiwa raganya sebagai pahlawan bangsa sejati. Hal ini bisa dikelola menjadi makna pelajaran yang spesial dalam tugas kenegaraan, agar arah perjalanan dan perkembangan bangsa segera mencapai cita-cita luhur terwujudnya keadilan dan kemakmuran masyarakat. (Sumber kajian: id.wikipedia.org/isi supersemar)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *